
Ok, guys. I dont mean to freak you out, but im not in a good place right now.
Tadi siang, sambil menunggu callingan dari Iqbal untuk syutingan berikutnya, gue memutuskan untuk meng-capture hasil syuting dan mengeditnya secara asal di Premiere (karena hasil akhirnya HARUS diedit di Final Cut Pro, selain karena emang sudah titah dari dosen, Robin Moran yang terhormat, tapi juga karena gue pengen mengembangkan sayap gue di dunia ngedit-ngedit)untuk melihat kira-kira apakah hasilnya sesuai bayangan.
Hasilnya adalah tidak.
Well, nggak 100% nggak sih. Beberapa part emang seperti yang gue bayangkan. Tapi sangat jauh dari bayangan gue.
Menyebalkan. Dan gue gak bisa mengulanginya.
Miss Mouly sangat benar. Ini adalah pembelajaran paling besar yang gue dapatkan selama kuliah. You cant go backwards. You move forward.
Dan gue jadi tahu, apa yang membuat gue salah :
1. Sangat kurang persiapan.
2. Kurang ngobrol sama DOP gue, apa yang sebenernya gue mau
3. Kurang ngebantai aktor (bukan berarti yang maen kemarin nggak bagus ya, cuman kurang perfect aja dan ngeliat talent gue yang gokz-kill, kayaknya mereka bisa lebih bagus)
4. Terakhir yang paling penting, KURANG SABAAAARRRRR
Sebenernya, gue nggak bakalan sepanik ini kalo gue sama kayak anak lainnya. Masalahnya gue kasus spesial. Nasib kuliah gue ditentukan dengan nilai-nilai gue, yang juga ditentukan dengan bagus tidaknya film gue.
Jadi, kalo GPA gue kurang, gue hanya bisa mengisi titik-titik dan Tuhanlah yang bakalan ngisi titik-titik kosong itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar