Gue tau, ini bukan syuting resmi buat "Break" (yang rencananya akan dilaksanakan minggu ini di hari Sabtu, 7 Mei 2011), tapi sekedar berbagi pengalaman dan tips buat kalian yang syuting gerilya.
Jadi, gue ditunjuk sebagai unofficial leader dimana gue bertugas untuk in-charge bahwa semua anak buah gue mengerjakan semua tugasnya dengan baik. Baik di filmnya sendiri sebagai sutradara atau pas jadi crew di film orang lain. Di kelompok gue ada 4 orang, termasuk gue, Citra Melati, Iqbal Fadly dan Mike Julius. Ya, empat-empatnya orang gak waras semua.
Film pertama yang dapet jadwal syuting adalah filmnya Mike yang ternyata paling banyak scene-nya dan ribet banget lokasinya. Dari Kota sampe Bunderan HI dan malem pula. Jadilah, gue memutuskan yang ribet dipertamakan.
Kemarin setelah kelas Academic English yang maha-taik itu, gue sama anak-anak langsung ke rumahnya MIke, preparation bentar dan hajar ke Kota untuk syuting.
Berikut ini adalah tips yang gue dapet waktu syuting kemarin dari filmnya Mike :
1. Please kalo hunting lokasi yang pasti, jangan sampe udah di lokasi lo masih gak yakin mo syuting dimana.
2. Pastikan lo udah tau shot-shot mana aja yang lo ambil, jadi kalopun lo improvisasi, nggak kebanyakan juga.
3. Please do READING. Latihan yang banyak. Rehearse, rehearse, rehearse. Selain blokingnya juga enak, biar nggak kebanyakan ngulang.
4. Kalo kru dan termasuk lo adalah pemabuk kayak the rest of us, please stay sober at least until the very last of the shot. Kalo emang udah wrap semuanya hari itu, lo boleh mandi alkohol.
5. Ini sepele, tapi mukjizatnya tinggi : AUTAN IS YOUR NEW BESTFRIEND. Kota, terutama daerah exteriornya, kalo malem, nyamuknya lebih ganas dari banci yang ngegodain Arja pas kita berenti di perempatan Blok M.
6. Abis syuting, pastikan semuanya nggak ada yang ketinggalan dan kalo emang gerilya, kembalikan apapun seperti aslinya. Ambil sampah. Cintailah kebersihan.
Dan dengan ini gue menyatakan bahwa gue sangat untung, syuting gue INDOOR!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar