Sabtu, 21 Mei 2011

Bang Bang

Hari Kamis, kelar kelas Directing, setelah makan tentunya, gue sama Angkasa langsung ngejogrok di depan ruangan 303, kencan dengan laptop dan Premiere sampe jam setengah sepuluh.

Raihan jadi teroris sampe akhirnya kita berangkat ke CK jam setengah sepuluh dan ketemuan sama Raihan di CK Cikajang. Setelah gila-gilaan bentar, Citra dan Bieber datang dan kita mulai mengedit.

Tentu saja, kita bener-bener tidak peduli dengan keadaan sekitar. Perhatikan ini, yang bakalan terjadi di dekat orang yang sedang mengedit : mereka bakalan melakukan hal-hal gila seperti dzikir “anjing” dan “kentot”, nyanyi sendirian, ketawa sendirian, nangis sendirian, nari sendirian. Jason Mraz style : we sing, we dance, we steal things.

Setelah itu, jam 4 pagi, karena kesian sama mas-mas CK juga, kita cabut. Citra ke rumahnya, Bieber balik ke kosannya, gue, Angkasa dan Raihan ke rumahnya Raihan yang kalo bisa gue bilang adalah rumah impian. Kayak rumah-rumah di film silat Indosiar. Dengan taman di depan rumah yang sangat hijau, lengkap dengan ayunan segala macem. Dan begitu masuk ke kamar Raihan dan ranjang yang menggoda, gue semakin pengen tidur. Malem sebelumnya hanya tidur 2 jam dan hari ini tidak ada tidur. Tentu saja ranjang itu terlihat sangat menggoda.

Untuk itulah (dan kamar itu tingginya 5-6 meter, memberikan kesan klaustropobik) gue menyalakan MTV dan E! Untuk menjaga mata gue melek. 30 Second to Mars dan kenapa lo mesti tau dengan hubungan Khloe dan Lamar adalah sesuatu yang membuat gue melek. Tapi yang paling bikin gue melek adalah kenyataan bahwa Ashanty semakin dekat dengan Anang Hermansyah setelah duet bersama dan mencampakkan Syahrini tapi tidak sedekat itu karena Ashanty tidak menemani Mas Anang potong rambut.

Dan tiba-tiba udah jam 7 malem yang ditandai dengan pembantu Raihan masuk ke kamar, memberikan nasi goreng bertelor mata sapi dan bersosis ala Shinta-Jojo. Gue beneran merasa kayak Donald Trump walo hanya beberapa detik. Maksud gue, kapan lagi lo menikmati sarapan di ranjang dengan MTV menyala? Dan jangan salahkan gue kalo pas gue mandi di kamar mandi Raihan, gue kayak anak udik merem di bawah pancuran air panas dan setelahnya melakukan cita-cita gue mengaca di cermin yang berembun yang mengharuskan gue menyentuh cerminnya dulu supaya embunnya ilang, Kate Winslet style. Kayak di Titanic.

Nyampe di kampus gue muntah. Bukan karena semua guru ngumpul di ruangan yang sama dengan notes di pangkuan mereka. Ada Mr. Ekky, ada Mr. T, Ada Miss Mouly, Ada Adilla, Ada Robin adan Miss Tika.

Semuanya udah parno duluan. Ehmm... mungkin sama orang yang nggak pernah tidur di rumah makanya dia bisa tidur dimana aja yang dia mau, yang keliatannya cool aja seperti biasanya. Maksud cool disini adalah tidur di kelas like usual.

Dan grup kita, grup ITC dateng pertama. Mike keliatan cool (filmnya tentang anak yang ngebaks dan bad trip), Trus Citra (yang menceritakan tentang hubungan lo sama Tuhan dengan cara yang paling gak lo pikirkan), trus gue.

FYI, sebelum hari ini, gue udah mikirin semua jawaban atas perkiraan pertanyaan yang mungkin ditanyakan dan kayaknya pasti bakalan ditanyakan. Terutama kalo lo udah liat film gue.

Yang ternyata... tidak hanya pertanyaan. Mereka cuman bilang banyak sekali input dan comment tentang “roller coaster eksperimen” yang gue lakukan di film gue. Yang tentu saja sangat membantu gue untuk mengumpulkan ide-ide baru di editing selanjutnya dan beberapa hal yang memang udah gue tau duluan seperti kenyataan bahwa ngedirect aktor itu susahnya kayak taik.

Jadi, rasanya kayak thank you karena mereka nggak nanya ini, nanya itu. Walopun mungkin saja mereka bakalan melakukannya di kelas masing-masing.

Dan gue sangat suka dengan kata “improvement” keluar dari mulut seorang Miss Mouly Surya. Maksud gue, itu kayak duar banget buat gue. Gue harus bekerja lebih keras buat ngedirect aktor karena itu memang penting dan pe-er gila-gilaan. Gue harap, gue masih punya banyak waktu kan? Dan gue juga punya banyak hal yang harus gue lakukan di editing buat final cut.

Dan sebenernya kenapa gue melakukan seperti yang gue lakukan di film gue sih sebenernya bukan karena gue sok tengil atau gimana. Miss Mouly bener banget, lo terjun di sebuah area dimana talent is overrated. Tapi gue pengen banget pushed my boundaries. Maksud gue, gue sekolah kan bergantung sama nilai-nilai gue yang mana harus gue dapatkan sesempurna mungkin demi masa depan gue, yang mana semakin lama semakin berat gue rasakan karena makin hari gue semakin less optimist.

Dan jam 4 mereka mendrop bom yang terdiri dari ratusan kalimat kepada semua orang. Terutama tentang drama dan attitude anak film pas syuting film dan gue nggak bisa melupakan satu kalimat atau satu topik yang salah satu dosen bilang.

Gue nulis ini bukan karena gue sok-sokan ngebela diri sendiri ya. Gue tau, gue salah gila. Dan tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, gue masih manusia. Jadi, masih agak bisa dimengerti kalo kita lupa satu atau dua hal. Tentang insiden kenapa-gue-lupa-ngajakin-Bangkit-satu-satunya talent-gue-untuk-gabung-makan-setelah-wrap-syuting. Yang terjadi karena gue capek gila dan pleng-plengan lupa dan gue juga masih emosi jiwa karena syuting adegan terakhir gue gak ada puas-puasnya, keadaan chaos dan gue semakin nervous diliatin begitu banyak orang ngedirect adegan itu. Tentu saja gue lupa. Dan Bangkit juga udah capek dan mau pulang. Jadi kita berdua lupa. Dan tentu saja gue nggak melakukan itu DISENGAJA. Maksud gue, itu adalah hal pertama yang ada di otak gue : treat talent gue dengan hormat dan enak.

Tapi, sebelum orang-orang semua bilang, gue udah guilty duluan dan malem itu gue sms Bangkit dan bilang bahwa kita pasti bakalan ketemuan lagi karena gue masih butuh rekaman suara lo dan gue pasti BAKALAN NRAKTIR LO, dan dia bilang, “Santai aja, Bro. Slowww...”

Dan dengan duit hanya 15 ribu pas pulang dan gue ngantuk berat, gue nggak tau harus ngapain, gue memutuskan untuk tidur jam 7 malem dan bangun jam 6 sore keesokan harinya. Dan ini adalah sebuah pesan buat kalian yang tidak makan apapun selama kurang lebih 35 jam, jangan bangun langsung berdiri. Penglihatan lo bakalan jadi hitam semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar