Satu, karena dia UDAH PAS banget jadi RONAN. Gak seperti 100% yang ada di bayangan gue, tapi gayanya, ke-rock-n-roll-an dia bener-bener cocok. Dan bisa.
Tapi, sayang, dia sibuk dan gak bisa. Jadilah gue mengkontak satu-satunya orang gokil yang kenal banyak orang-orang narsis, Tata.
Dan ketemulah gue sama Iboy.

Sejujurnya, Iboy lebih cute dari yang gue bayangkan. I mean, like unyu. Sementara peran yang gue tawarkan tuh lebih yang rusuh, yang rock-n-roll. Bangsat nomor satu.
Poin plusnya, dia bisa merokok. Dia pernah main film pendek juga.
Dan walopun dia agak-agak pemalu dan menurut gue ini bakalan chalenging, gue akhirnya mau karena gimana-gimana dia emang bisa main di film gue.
Jadilah, cast gue udah komplit. Tinggal gimananya gue ngajakin mereka ketemuan, reading and prepare to roll the camera.
So, this is Ronan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar